| Organoponik |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | |
| Monday, 06 October 2008 | |
|
Meningkatnya kesejahteraan masyarakat, arti penting lingkungan yang lestari dan hidup sehat dengan makanan yang sehat, memungkinkan masyarakat menuntut produk hidroponik yang berkualitas tinggi, diproduksi tanpa menggunakan bahan kimia dan tidak merusak lingkungan. Selain itu juga perlu dilakukan penyederhanaan teknologi agar hidroponik juga dapat dilakukan dengan teknologi sederhana oleh masyarakat luas. Kesehatan merupakan salah satu harta yang paling berharga. Salah satu cara menjaga kesehatan adalah dengan berhati-hati memilih makanan yang akan kita makan. Salah satu sumber kesehatan yang berasal dari makanan adalah sayur-sayuran, namun jika sayur yang kita makan mengandung racun maka akan berdampak buruk untuk kesehatan. Produk yang dihasilkan oleh penggunaan pupuk organoponik merupakan produk dengan kualitas tertinggi dalam bidang pertanian karena mengandung nilai kesehatan yang tinggi. Hal ini didapat karena tanaman dibudidayakan secara organoponik. Organoponik merupakan suatu cara budidaya dengan menggabungkan sistem hidroponik dengan prinsip organik. Bahan-bahan yang biasa digunakan dalam budidaya organoponik yaitu: 1) Media organik seperti arang sekam, sabut kelapa, dll. 2) Pupuk organik cair yang bisa cepat diserap tanaman. 3) Benih organik yang berasal dari tanaman organik. 4) Pestisida organik dari tumbuh-tumbuhan seperti mimba. 5) Air yang tidak tercemar bahan kimia. Organoponik sendiri sebenarnya sudah lama dilakukan oleh beberapa pembudidaya hidroponik secara tidak sengaja yang menggunakan bahan-bahan organik, namun baru terkenal sejak didengungkannya pertanian organik. Produk-produk organoponik akan memiliki kualitas terbaik sehingga mengakibatkan naiknya nilai ekonomis produk tersebut. Hal tersebut dikarenakan produk organoponik memiliki kualitas dan kuantitas hidroponik serta sesehat produk organik. Jika pertanian ini dikembangkan akan sangat menguntungkan pembudidaya. Pertanian ini juga akan mengatasi berbagai permasalahan pertanian di Indonesia dengan melakukan pertanian perkotaan modern namun tetap sehat dan alami. Pada pertanian hidroponik, nutrisi sangat menentukan keberhasilan karena tanaman mendapat unsur hara dari apa yang diberikan. Kesalahan sedikit saja akan berakibat fatal. Terdapat pupuk hidroponik yang siap pakai di pasaran, ini akan lebih mudah, tinggal seduh dan aplikasikan. Tetapi untuk skala komersiil biasanya petani meramu pupuknya sendiri. Dalam hal ini pupuk yang digunakan haruslah pupuk organik namun pupuk organik yang saat ini beredar dipasaran harus disesuaikan dahulu dengan kebutuhan tanaman dan standar kandungan pupuk hidroponik. Nutrisi yang diberikan harus mengandung unsur-unsur hara essensial yang dibutuhkan tanaman. Unsur-unsur hara tersebut terbagi menjadi unsur hara makro dan unsur hara mikro. Unsur hara makro merupakan unsur hara essensial yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah banyak. Ada beberapa macam unsur hara makro yang dibutuhkan tanaman, yaitu nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), kalsium (Ca), magnesium (Mg) dan belerang (S). Sedangkan unsur hara mikro yaitu unsur hara essensial yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah sedikit, yaitu besi (Fe), mangan (Mn), boron (Bo), seng (Zn), dan molybdenum (Mo).
|
|
| Pemutakhiran Terakhir ( Sunday, 08 March 2009 ) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
About Us 










